Mengenal Asal-usul Nama Bulan Sya’ban

20 Feb 2024 • 112 pembaca


Oleh:

KH. Bachtiar Nasir

 

Tak terasa bulan Sya’ban sudah setengah perjalanan menuju Ramadhan. Dalam beberapa hari ke depan kita akan memasuki bulan suci Ramadhan.

 

Tahukah Anda asal usul nama bulan Sya’ban?

 

Tentang Nama Sya’ban

 

Sya’ban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah, Islam. Secara bahasa, kata ini merupakan derivasi kata tasya’aba yang berarti bercabang-cabang, berpencar-pencar dan bercerai-berai.

 

Menurut beberapa pandangan ulama, bulan ini disebut Sya’ban karena beberapa alasan:

 

Pertama, menurut catatan Ibnu Manzhur dalam kitab Lisān al-‘Arab –mengutip dari perkataan Tsa’lab—katanya, “Bahwasanya dinamakan bulan Sya’ban itu dengan nama Sya’ban, karena  sya’b artinya menonjol di antara bulan Rajab dan Ramadhan.”

 

Kedua, dalam kitab Raudhatul ‘Ulamā disebutan suatu riwayat yang redaksinya demikian, “Tahukah kenapa bulan itu dinamakan Sya’aban?” Maka dijawab, “Karena di dalamnya kebaikan yang banyak bercabang-cabang”. Maksudnya, di bulan ini, dibagi-bagikan kebaikan yang berlimpah untuk menghadapi Ramadhan.

 

Ketiga, dalam kitab Bustānul ‘Ārifin karya Imam Nawawi, disebutkan bahwa bulan ini disebut Sya’ban karena berbagai suku bangsa Arab mengadakan pengelompokan di bulan tersebut, agar mereka bisa terbagi-bagi menjadi beberapa kelompok di bulan tersebut.

 

Keempat, Ibnu Hajar Al-Asqalani berkata,


سُمِّيَ شَعْبَانُ لِتَشَعُّبِهِمْ فِيْ طَلَبِ الْمِيَاهِ أَوْ فِيْ الْغَارَاتِ بَعْدَ أَنْ يَخْرُجَ شَهْرُ رَجَبِ الْحَرَامِ

“Dinamakan bulan Sya’ban karena mereka berpencar-pencar mencari sumber air sampai ke dalam gua-gua setelah lepas bulan Rajab”. (Fathul Bari)

 

Dalam kitab Mahaasin at-Ta`wiil (V/411) karya Jamaluddin Al-Qasimy, diterangkan bahwa Sya’ban bentuk pluralnya adalah Sya’banaat dan Sya’aabiin. Berasal dari kata tasya’aba yang artinya berpencar. Karena, dulu pada bulan ini mereka berpencar untuk mencari air. Ada juga pendapat mereka berpencar di gua-gua.

 

Kelima, Tsa’lab berkata, “Ada yang berpendapat bahwa dinamakan Sya’ban karena artinya tampak atau muncul. Maksudnya, bulan ini muncul di antara bulan Ramadhan dan Rajab.

 

Keenam, dalam kitab Ad-Diinu al-Khaalish (337) karya Mahmud Khithab As-Subky. Sya’ban berasal dari kata asy-Sya’bi artinya berkumpul dan berpencar-pencar. Dinamakan demikian karena pada bulan ini banyak sekali terkumpul aneka kebaikan yang bisa diamalkan.

Ini juga terdapat dalam Tafsir Ats-Tsa’laby (V/42). Kata Umar, dinamakan Sya’ban karena dulu pada bulan ini kabilah atau suku Arab berpencar, bercabang-cabang atau bercerai-berai.

 

Ketujuh, Ziyad bin Maimun meriwayatkan bahwa Nabi bersabda: “Dinamakan Sya’ban karena pada bulan ini terkandung banyak sekali aneka kebaikan untuk (persiapan) bulan Ramadhan”.

 

Semoga kita disampaikan pada bulan Ramadhan penuh berkah yang sudah di depan mata. (*)

 

 

Sumber: https://bachtiarnasir.com/artikel/mengenal-asal-usul-nama-bulan-syaban/

Bagikan ke orang baik lainnya